berakhirlah sudah, berakhirlah kini
jerit perih, luka mengoyak hati
tak mampu berkata dan hanya membisu
kemudian derai itu menusuk kalbuku
berakhirlah sudah, berakhirlah kini
ketika tak mampu berbalik arah, namun juga terhenti
ku harus melangkah, ku harus berlari
biarlah waktu yang siap mengobati
ku rengkuh, namun tak teraih
ingin kulepas, tapi itu bukan mimpi
pergilah jauh, pergilah kasih
jemput masa depanmu yang telah menanti
Story by Lulu
Written 29 June 2010
It's a harmony of words, it's a poem.. you may request a poem or share to me a story, and I'll make the poem for you, the best one that I can imagine from your story.. just mail me..devirin@rocketmail.com
Friday, July 2, 2010
Friday, May 28, 2010
Thinking
I think he is perfect
But he is not
I think he is great
But he is not
I think what he has done for me is the best
But I've been fooled by him these months
What have I been thinking?
Is this what they say as love is blind?
I thought I've opened my eyes
But, no.. love is stupid
Though you've been cheating on me
This whole month
I won't regret knowing you
I know this is a journey of my life
Now, I'm thinking of stepping a head
Put my feet back on the ground
And learn to walk again
I'm thinking to run faster than before
But he is not
I think he is great
But he is not
I think what he has done for me is the best
But I've been fooled by him these months
What have I been thinking?
Is this what they say as love is blind?
I thought I've opened my eyes
But, no.. love is stupid
Though you've been cheating on me
This whole month
I won't regret knowing you
I know this is a journey of my life
Now, I'm thinking of stepping a head
Put my feet back on the ground
And learn to walk again
I'm thinking to run faster than before
Monday, May 3, 2010
Cukup Sudah
Cukup sudah perjuangan ini
Cukup sudah kuberusaha menggapai
Bukannya ku menyerah kini
Tapi kutahu ini harus selesai
Jiwamu tak terbaca olehku
Hatimu tak sepenuhnya untukku
Kau bagaikan daun yang melambai
Tak tentu arah, dan kadang terkulai
Kupikir kau tau isi hatiku
dan kuyakini itu
Namun kau permainkan jiwaku
Seakan takkan lara diriku
Cukup sudah penantian ini
Cukup sudah waktu yang kuberi
Aku tak ingin disakiti lebih dalam lagi
Kali ini, cukup sampai disini
Story of D3w
Written on May 2nd, 2010
Cukup sudah kuberusaha menggapai
Bukannya ku menyerah kini
Tapi kutahu ini harus selesai
Jiwamu tak terbaca olehku
Hatimu tak sepenuhnya untukku
Kau bagaikan daun yang melambai
Tak tentu arah, dan kadang terkulai
Kupikir kau tau isi hatiku
dan kuyakini itu
Namun kau permainkan jiwaku
Seakan takkan lara diriku
Cukup sudah penantian ini
Cukup sudah waktu yang kuberi
Aku tak ingin disakiti lebih dalam lagi
Kali ini, cukup sampai disini
Story of D3w
Written on May 2nd, 2010
Tuesday, April 27, 2010
Jiwa Merintih
Jiwa ini menangis, jiwa ini merintih..
Gundah di hati seakan tiada pernah berhenti
Hati tiada lagi menari, ia bersedih
Tetesan itu berderai dalam nadi..
Dimanakah sahabat ku kini?
Kemanakah kaki ku harus melangkah pergi?
Jalan-jalan sungguh bercabang
Bahkan pohon yang kukenal pun buatku bimbang
Kemarilah, peluklah ranting ini..
Walau tidak besar, ataupun benar2 kuat
Tapi ia bisa bara di api..
Temanimu hingga siap kepakkan sayap ke langit
Seberapa dalam ku sanggup letakkan
Kepercayaan, kesetiaan, keyakinan
Untuk memilih ranting yang ini?
Untuk bara di api hidup yg kulalui?
Gundah di hati seakan tiada pernah berhenti
Hati tiada lagi menari, ia bersedih
Tetesan itu berderai dalam nadi..
Dimanakah sahabat ku kini?
Kemanakah kaki ku harus melangkah pergi?
Jalan-jalan sungguh bercabang
Bahkan pohon yang kukenal pun buatku bimbang
Kemarilah, peluklah ranting ini..
Walau tidak besar, ataupun benar2 kuat
Tapi ia bisa bara di api..
Temanimu hingga siap kepakkan sayap ke langit
Seberapa dalam ku sanggup letakkan
Kepercayaan, kesetiaan, keyakinan
Untuk memilih ranting yang ini?
Untuk bara di api hidup yg kulalui?
Tuesday, April 13, 2010
IJINKANKU
Akhirnya ku bertemu dengannya
Akhirnya ku dapat memeluknya
Kerinduan ini terlepas sudah
Kini bunga pun berganti buah
Sentuhannya hangatkan jiwa
Kecupannya pun semakin mesra
Dekapannya membuai hasrat
Membuat jantung dan nafas jadi cepat
Wahai kasihku, pujaan hatiku
Adakah kau dengar dadaku memalu?
Saat kau berada bersamaku, di sisiku
Adakah sesuatu di dalammu pun memacu?
Akhirnya dia melihatku tidur
Akhirnya dia jatuh & tal lagi bisa mundur
Kapalnya telah tertambat di dermagaku
Hanya ingin berlabuh bila bersamaku
Oh Tuhan ijinkan dia
Buktikan setia, tulus, dan kesungguhannya
Oh Tuhan ijinkan aku
Memberi waktu & keberanian untuk bersamanya
Story by : KR
Written : 12 April 2010
Akhirnya ku dapat memeluknya
Kerinduan ini terlepas sudah
Kini bunga pun berganti buah
Sentuhannya hangatkan jiwa
Kecupannya pun semakin mesra
Dekapannya membuai hasrat
Membuat jantung dan nafas jadi cepat
Wahai kasihku, pujaan hatiku
Adakah kau dengar dadaku memalu?
Saat kau berada bersamaku, di sisiku
Adakah sesuatu di dalammu pun memacu?
Akhirnya dia melihatku tidur
Akhirnya dia jatuh & tal lagi bisa mundur
Kapalnya telah tertambat di dermagaku
Hanya ingin berlabuh bila bersamaku
Oh Tuhan ijinkan dia
Buktikan setia, tulus, dan kesungguhannya
Oh Tuhan ijinkan aku
Memberi waktu & keberanian untuk bersamanya
Story by : KR
Written : 12 April 2010
Subscribe to:
Posts (Atom)